Secara harfiyah arti Ahlul Bait adalah penghuni rumah atau kerabat. Berarti ahlul bait Rasul adalah semua penghuni rumah Rasul, dari sini menjadi jelas bahwa istri-istri Beliau termasuk di dalamnya(1). Oleh karena itu tidak diragukan bahwa ahlil bait dalam ayat :
إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا (33)
”Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, Hai
ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya” (Al Ahzab : 33 )
Mencakup istri-istri Beliau. Selain itu ayat-ayat yang ada sebelum
dan sesudah ayat ini berisi mengenai petunjuk Allah terhadap istri-istri
Nabi. Akan tetapi jika yang dimaksud dengan ahlul bait dalam ayat ini
hanya istri-istri beliau saja seperti yang dikatakan oleh sebagian ahli
tafsir, maka akan terdapat sedikit kemusykilan karena kata ganti yang
digunakan dalam ayat ini adalah kata ganti untuk laki-laki ((كُم bukan
untuk wanita (كنّ). berarti yang dimaksud dengan ahlul bait bukan hanya
istri-istri beliau saja akan tetapi mencakup juga keluarga Rasul yang
lain (dalam bahasa arab, kata ganti laki-laki jamak bisa juga digunakan
untuk sekumpulan laki-laki dan wanita, berbeda dengan kata ganti wanita
jamak yang hanya bisa digunakan untuk sekelompok wanita saja), mereka
adalah Sayidatuna Fatimah, Sayidina Ali, Hasan dan Husain, ini sesuai
dengan hadits yang diriwayatkan
Imam Tirmidzi:
عن عمر بن أبي سلمة ربيب النبي صلى الله عليه وسلم قال نزلت هذه الآية
على النبي صلى الله عليه وسلم { إنما يريد الله ليذهب عنكم الرجس أهل البيت
ويطهركم تطهيرا } في بيت أم سلمة فدعا النبي صلى الله عليه وسلم فاطمة
وحسنا وحسينا فجللهم بكساء وعلي خلف ظهره فجلله بكساء ثم قال اللهم هؤلاء
أهل بيتي فاذهب عنهم الرجس وطهرهم تطهيرا قالت أم سلمة وأنا مَعَهُمْ يا
نَبِيَّ اللَّهِ قال أَنْتِ على مَكَانِكِ وَأَنْتِ على خَيْرٍ قال هذا
حَدِيثٌ غَرِيبٌ من حديث عَطَاءٍ عن عُمَرَ بن أبي سَلَمَةَ
“Dari Umar bin Abi Salamah, anak tiri Rasulullah saw, berkata “ayat ini
turun kepada Nabi saw di rumah Umi Salamah yaitu ayat ”Sesungguhnya
Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, Hai ahlul bait dan
membersihkan kamu sebersih-bersihnya”, kemudian Nabi memanggil Fatimah,
Hasan dan Husain, dan menaungi mereka dengan kain kisa`, ketika itu Ali
berada di belakang punggungnya kemudian Rasul menaunginya pula dengan
kain kisa`, kemudian berkata “ Wahai Allah, inilah Ahlil baitku maka
hilangkanlah dari mereka kotoran dan sucikanlah mereka”. Umu Salamah pun
berkata “apakah aku bersama mereka wahai rasulullah?”, Rasulullah
menjawab “Engkau berada di tempatmu dan engkau berada dalam kebaikan””
(2).
Perkataan Rasulullah kepada Umi Salamah “Engkau berada di kedudukanmu
dan engkau berada dalam kebaikan” tidak berarti bahwa istri Rasulullah
bukan termasuk dalam ahlul bait akan tetapi maksudnya adalah Umu salamah
sudah memiliki kedudukan sebagai ahlil bait karena dia adalah istri
Rasul oleh karena itu Rasul berkata “dan engkau berada dalam kebaikan”.
Selain itu tidak mungkin Rasulullah memasukkan Umi salamah ke dalam
naungan kisa` karena disana ada Sayidina Ali yang merupakan lelaki
ajnabi baginya.
Termasuk dalam lingkup ahlul bait adalah paman-paman beliau yang
muslim begitu juga semua keluarga nabi yang diharamkan untuk menerima
zakat, ini sesuai dengan perkataan Nabi kepada cucunya ketika
mengeluarkan kurma zakat dari mulutnya :
أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ آلَ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم لَا يَأْكُلُونَ الصَّدَقَةَ ) صحيح البخاري – (2 / 541(
“Apakah engkau tahu bahwa keluarga Muhammad tidak memakan shadaqah (zakat)” (HR Bukhari)
Dari hadits ini bisa kita ketahui bahwa keluarga Nabi (آل النبي)
adalah mereka yang diharamkan untuk menerima zakat, yaitu Bani Hasyim
dan Bani Muthalib menurut madzhab Syafii, berarti para paman-paman
beliau termasuk keluarga nabi yang harus dihormati.
Jika mereka termasuk آل النبي, berarti mereka termasuk juga dalam
ahlul bait nabi karena secara bahasa arti آل tak berbeda dengan Ahli
yaitu kerabat. Oleh karena itu sebagian ahli bahasa menganggap tidak
ada perbedaan antara istilah ahlu dan Al (آل). Ini bisa dilihat dari
tashghir keduannya ke dalam satu lafadz yang sama yaitu اهيل (3).







0 komentar:
Posting Komentar